Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Eropa

Kemlu RI Belum Terbitkan Peringatan Perjalanan ke Eropa Pasca-Demonstrasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 · 10.00 WIB

Ilustrasi: Kemlu RI Belum Terbitkan Peringatan Perjalanan ke Eropa Pasca-Demonstrasi
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Jakarta, 24 Oktober 2026, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI belum mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning bagi warga negara Indonesia (WNI) yang hendak bepergian ke Eropa. Pernyataan ini disampaikan Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, pada Kamis, 22 Oktober 2026, menyusul meluasnya demonstrasi dan kerusuhan di beberapa negara Eropa.

Heni Hamidah mengimbau WNI yang berada di Eropa agar tetap waspada dengan memantau situasi keamanan terkini. WNI juga diminta untuk mengikuti informasi resmi dari otoritas setempat dan menyesuaikan rencana perjalanan, mengingat kemungkinan adanya gangguan pada transportasi umum di Eropa.

Demonstrasi yang memicu kerusuhan ini bermula di Créteil, tenggara Paris, Prancis, pada 17 September 2026, dipicu oleh protes guru terkait kekurangan tenaga pengajar. Aksi tersebut kemudian meluas ke Spanyol pada 26 September, Belgia pada 1 Oktober, Italia pada 5 Oktober, Portugal pada 10 Oktober, dan Albania pada 12 Oktober.

Hingga saat ini, Kemlu RI belum menerima laporan mengenai WNI yang terdampak akibat kerusuhan demonstrasi di Prancis dan Italia. Berdasarkan data, terdapat 5.442 WNI di Prancis dan 2.403 WNI di Italia.

Kemlu bersama perwakilan RI di negara-negara terkait akan terus memantau perkembangan situasi keamanan pasca-demonstrasi. Upaya menjaga komunikasi dengan WNI juga terus dilakukan untuk memastikan keselamatan mereka.

Bagi para pelancong Indonesia, berita ini berarti perjalanan ke Eropa masih memungkinkan, namun kewaspadaan ekstra sangat diperlukan. Penting untuk terus memantau perkembangan berita dan saran perjalanan dari pemerintah sebelum atau selama berada di Eropa, terutama jika berencana mengunjungi kota-kota yang disebutkan terdampak demonstrasi.

Berita lainnya