TransNusa Buka Rute Langsung Melbourne-Bali Mulai 19 Oktober
Senin, 12 Oktober 2026 · 12.08 WIB
Maskapai TransNusa akan memulai penerbangan langsung setiap hari dari Melbourne, Australia, ke Denpasar, Bali, pada 19 Oktober 2026. Rute baru ini memperkuat konektivitas antara Australia dan Indonesia, sekaligus menawarkan pilihan perjalanan tambahan bagi wisatawan dan pelaku bisnis.
Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, menyatakan bahwa pembukaan rute ini merupakan bagian dari strategi ekspansi internasional maskapai. Tiket untuk penerbangan ini sudah dapat dibeli sejak 15 September 2026.
TransNusa menawarkan tarif perkenalan mulai dari 299 dolar Australia, atau sekitar Rp3,4 juta, untuk kelas Basic. Bersamaan dengan rute baru ini, maskapai juga memperkenalkan layanan Premium Plus. Layanan Premium Plus menyediakan fasilitas prioritas dan tambahan bagasi, dengan alokasi 20 kursi pada setiap penerbangan.
Maskapai ini juga mengembangkan konsep "Beyond Bali". Konsep ini memungkinkan penumpang melanjutkan perjalanan dari Bali ke berbagai destinasi di Indonesia, seperti Wakatobi, Manado, Bima, dan Lombok. Selain itu, terdapat koneksi ke destinasi internasional seperti Singapura, Phuket, dan Guangzhou.
Bagi traveler Indonesia, rute baru ini membuka gerbang lebih mudah menuju Melbourne, kota budaya di Australia, dengan pilihan penerbangan langsung. Sebaliknya, wisatawan Australia kini memiliki akses lebih praktis ke Bali dan potensi melanjutkan perjalanan ke destinasi domestik Indonesia lainnya. Ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kedua negara.
Berita lainnya
-
12 Oktober 2026 · Indonesia
Gunung Papandayan Kembali Dibuka, Turis Diimbau Waspada di Area Kawah
-
11 Oktober 2026 · Indonesia
Imigrasi Terbitkan 1.351 Visa Dukung MotoGP Mandalika 2026
-
11 Oktober 2026 · Timur Tengah
Peringatan Keamanan Arab Saudi: Bandara Riyadh Diserang, WNI Diimbau Waspada
-
11 Oktober 2026 · Indonesia
Braga Beken Kembali Hadir, Jalan Braga Bandung Bebas Kendaraan
-
10 Oktober 2026 · Timur Tengah
Peringatan Keamanan di Timur Tengah: Warga Diminta Waspada