Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Indonesia

Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Abu Vulkanik Tak Terdeteksi 11 September

Sabtu, 12 September 2026 · 12.06 WIB

Ilustrasi: Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Abu Vulkanik Tak Terdeteksi 11 September
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau terpantau menurun signifikan pada Jumat, 11 September 2026 siang hari, dengan tidak terdeteksinya abu vulkanik. Pengamatan visual dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB menunjukkan gunung api tertutup kabut tipis dan asap kawah tidak teramati.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melaporkan data kegempaan vulkanik hingga 10 September 2026 menunjukkan kecenderungan penurunan aktivitas. Pada periode 11 September 2026 siang, tercatat tujuh kali gempa, meliputi empat kali gempa Hybrid atau Fase Banyak, satu kali gempa Vulkanik Dalam, dan satu kali gempa Tremor Menerus.

Kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau dilaporkan cerah hingga berawan, dengan angin bertiup sedang ke arah barat laut. Meskipun aktivitas menunjukkan penurunan, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III, yaitu Siaga.

Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung. Imbauan ini penting untuk memastikan keselamatan mengingat potensi bahaya yang masih ada.

Bagi para pelancong Indonesia, berita ini membawa angin segar setelah serangkaian gangguan penerbangan akibat erupsi sebelumnya. Penurunan aktivitas Gunung Anak Krakatau berarti risiko gangguan perjalanan, khususnya di Selat Sunda dan sekitarnya, semakin berkurang. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan dengan selalu memantau informasi resmi dari pihak berwenang sebelum merencanakan perjalanan.

Berita lainnya