Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Eropa

Eropa Dominasi Belanja Wisata Rekreasi Global 2025-2026

Senin, 17 Agustus 2026 · 15.17 WIB

Ilustrasi: Eropa Dominasi Belanja Wisata Rekreasi Global 2025-2026
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Eropa mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata rekreasi terkemuka dunia, menyumbang sepertiga dari seluruh pengeluaran perjalanan rekreasi global pada tahun 2025. Data terbaru dari World Travel & Tourism Council (WTTC), yang didukung Chase Travel sebagai Lead Research Partner, menunjukkan bahwa Eropa menarik 2 triliun dolar AS dari total 6,15 triliun dolar AS belanja rekreasi global. Angka ini setara dengan 1 dari setiap 3 dolar yang dihabiskan untuk perjalanan rekreasi di seluruh dunia.

Destinasi Eropa Selatan menjadi pusat keberhasilan ini. Prancis, Spanyol, Italia, dan Turki tetap menjadi tujuan musim panas paling diminati secara global. Negara-negara ini diuntungkan oleh permintaan internasional yang kuat, beragamnya pasar sumber, penawaran pariwisata kelas dunia, dan konektivitas yang kokoh.

Pertumbuhan pengeluaran rekreasi tetap tangguh di destinasi-destinasi utama pada tahun 2025. Prancis mengalami peningkatan 3,6 persen, Spanyol 2,6 persen, dan Italia 2,2 persen.

Momentum pertumbuhan Eropa diperkirakan akan berlanjut hingga tahun 2026, melampaui bulan-bulan musim panas. Wilayah ini diproyeksikan tumbuh 3,7 persen, melebihi rata-rata global 3,1 persen. Italia diperkirakan memimpin fase pertumbuhan berikutnya dengan peningkatan belanja rekreasi 4,7 persen, diikuti Spanyol 4,3 persen, Turki 4,1 persen, dan Prancis 2,6 persen. Hal ini semakin memperkuat posisi Eropa Selatan sebagai kekuatan utama dalam permintaan pariwisata global.

Bagi wisatawan Indonesia, data ini mengindikasikan bahwa Eropa, khususnya wilayah selatan, akan tetap menjadi pilihan populer dengan infrastruktur pariwisata yang matang dan beragam daya tarik. Perencanaan perjalanan ke destinasi seperti Italia atau Spanyol mungkin memerlukan pemesanan lebih awal mengingat tingginya permintaan.

Berita lainnya