Indonesia Pertimbangkan Perluasan Bebas Visa, Targetkan Peningkatan Turis
Minggu, 12 Juli 2026 · 23.02 WIB
Kementerian Pariwisata Indonesia mengusulkan perluasan program bebas visa, melampaui 16 negara yang saat ini berlaku. Kerangka '8+1' yang diusulkan awalnya mencakup Jepang, Korea Selatan, India, Australia, Selandia Baru, Belarus, Kazakhstan, Makau, dan penduduk tetap Singapura. Tiongkok, Amerika Serikat, serta beberapa pasar Eropa juga sedang dalam kajian pemerintah.
Usulan ini muncul seiring pemulihan kuat ekonomi pariwisata Indonesia. Kedatangan internasional mencapai 15,4 juta pada tahun 2025, melampaui tingkat pra-pandemi. Antara Januari hingga April 2026, tercatat 4,68 juta pengunjung luar negeri, meningkat 8,24 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pejabat pariwisata mengutip penelitian World Travel & Tourism Council (WTTC) dan Oxford Economics. Program bebas visa sebelumnya meningkatkan permintaan pariwisata internasional sebesar 24 persen dan mendukung sekitar 400.000 lapangan kerja. Kementerian memperkirakan skema yang lebih luas dapat meningkatkan permintaan masuk sebesar 32,4 persen.
Namun, pejabat imigrasi menyuarakan kekhawatiran terkait keamanan perbatasan, penegakan hukum, dan potensi hilangnya pendapatan visa. Ketidakpastian kebijakan visa ini menekankan pentingnya pemantauan persyaratan masuk. Pihak berwenang imigrasi tetap memprioritaskan keamanan dan kepatuhan di samping pertumbuhan pariwisata.
Bagi pelancong Indonesia, kebijakan ini dapat berarti kemudahan lebih besar untuk kerabat atau rekan bisnis dari negara-negara tersebut mengunjungi Indonesia. Ini juga berpotensi meningkatkan konektivitas penerbangan dan pilihan destinasi, seiring dengan bertumbuhnya daya tarik Indonesia di mata dunia.
Berita lainnya
-
29 Juli 2026 · Indonesia
Garut Gelar Festival Layang-Layang Internasional, Targetkan 20 Ribu Pengunjung
-
29 Juli 2026 · Asia
Gempa Kumamoto Batalkan 14 Penerbangan di Jepang
-
28 Juli 2026 · Asia
Sun PhuQuoc Airways Buka Rute Langsung Phu Quoc-Singapura
-
28 Juli 2026 · Eropa
UNESCO Tambahkan Gunung Olympus dan Pantai Normandia ke Daftar Warisan Dunia
-
28 Juli 2026 · Asia
Topan Noul Lumpuhkan Bandara Hong Kong, Ribuan Penumpang Telantar