Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Indonesia

Kabut Asap Ganggu Ribuan Penerbangan Domestik, Wisata Kalimantan Terdampak

Rabu, 21 Oktober 2026 · 15.43 WIB

Ilustrasi: Kabut Asap Ganggu Ribuan Penerbangan Domestik, Wisata Kalimantan Terdampak
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Ribuan penerbangan domestik di Indonesia terganggu kabut asap yang melanda sejumlah wilayah. Data Kementerian Perhubungan per 19 Oktober 2026 menunjukkan 2.604 penerbangan domestik terdampak, mencakup penundaan, pembatalan, dan pengalihan rute. Gangguan ini terjadi di Kalimantan, Sumatra, dan Papua, dengan visibilitas yang memburuk secara signifikan.

Dari total penerbangan yang terganggu, 1.129 mengalami penundaan, 1.420 dibatalkan atau ditunda, 23 dialihkan ke bandara lain, dan 6 kembali ke bandara keberangkatan. Beberapa bandara yang paling terdampak antara lain Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, Bandara Internasional Supadio di Pontianak, Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, dan Bandara Domine Eduard Osok di Sorong.

Dampak kabut asap tidak hanya pada transportasi udara, tetapi juga sektor pariwisata. Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah, yang terkenal dengan konservasi orangutan, mengalami pembatalan tur. Dua kelompok wisatawan membatalkan perjalanan mereka minggu ini karena kekhawatiran kabut asap akan menghalangi mereka melihat orangutan.

Operator tur seperti Panorama Destination menyatakan bahwa Kalimantan hanya merupakan bagian kecil dari sebagian besar paket tur, dengan Tanjung Puting menjadi daya tarik utama. Wisatawan yang tidak secara spesifik datang untuk orangutan masih dapat mengunjungi destinasi lain dalam rencana perjalanan mereka. Beberapa operator menyarankan pengalihan rute ke Flores atau Sulawesi sebagai alternatif.

Bagi traveler Indonesia, situasi kabut asap ini berarti perlunya memantau status penerbangan secara berkala, terutama jika bepergian ke atau dari wilayah terdampak. Mempertimbangkan fleksibilitas rencana perjalanan atau mencari alternatif destinasi dapat membantu menghindari gangguan yang tidak diinginkan.

Berita lainnya