Logo The Papbunsky Journey The Papbunsky Journey Travel · Taste · Together
← Semua berita
Timur Tengah

Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi Ditingkatkan, Etihad Batalkan Penerbangan

Rabu, 14 Oktober 2026 · 09.43 WIB

Ilustrasi: Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi Ditingkatkan, Etihad Batalkan Penerbangan
Ilustrasi. Bukan foto peristiwa yang diberitakan.

Pemerintah Inggris dan Amerika Serikat meningkatkan peringatan perjalanan ke Arab Saudi menyusul insiden keamanan serta risiko serangan rudal dan drone. Bersamaan dengan itu, maskapai Etihad Airways membatalkan sejumlah penerbangan menuju Riyadh, Dammam, dan Jeddah hingga 19 Oktober 2026. Peringatan ini dikeluarkan setelah insiden serius di Bandara Internasional King Khalid Riyadh pada 10 Oktober 2026.

Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan (FCDO) Inggris memperbarui panduannya pada 12 Oktober 2026. Mereka menyarankan agar perjalanan yang tidak esensial ke Jeddah, Dammam, dan hampir semua bandara di Kerajaan Saudi dihindari, kecuali Bandara Internasional Madinah. FCDO juga memperingatkan adanya ancaman yang meningkat terhadap bandara, pangkalan militer, pelabuhan, dan infrastruktur energi di seluruh Arab Saudi.

Pemerintah Amerika Serikat turut menyarankan warganya untuk mempertimbangkan kembali perjalanan ke Arab Saudi. Hal ini disebabkan risiko penargetan kepentingan Amerika oleh drone dan rudal dari Iran serta Houthi yang didukung Iran, konflik bersenjata, terorisme, larangan keluar, dan hukum setempat terkait aktivitas media sosial. Beberapa area memiliki risiko yang lebih tinggi, termasuk wilayah perbatasan dengan Yaman.

Etihad Airways mengumumkan pembatalan penerbangan dari Abu Dhabi ke Riyadh hingga Senin, 19 Oktober 2026. Pembatalan rute Abu Dhabi, Dammam, dan Jeddah juga berlaku untuk penerbangan tertentu dari 12 hingga 14 Oktober 2026. Maskapai meminta penumpang untuk memeriksa status penerbangan terbaru melalui situs resmi mereka karena situasi masih dinamis.

Bagi para pelancong Indonesia, khususnya mereka yang merencanakan perjalanan Umrah, Haji, atau kunjungan bisnis, peringatan ini sangat penting. Disarankan untuk memantau informasi terkini dari maskapai dan kedutaan besar, serta mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke wilayah yang berisiko tinggi demi keselamatan.

Berita lainnya