Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka Mulai 20 Agustus 2026
Rabu, 19 Agustus 2026 · 12.54 WIB
Gunung Bromo, salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, siap menyambut kembali wisatawan mulai Kamis, 20 Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah tim gabungan berhasil memadamkan seluruh titik api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi selama 13 hari.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyatakan bahwa pembukaan kembali ini mempertimbangkan hasil pemantauan dan evaluasi kondisi kawasan. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI pada 18 Agustus 2026.
Kebakaran yang diperkirakan menghanguskan sekitar 1.120 hektare kawasan TNBTS ini berhasil ditangani berkat kerja sama lintas instansi. Unsur yang terlibat meliputi Kementerian Kehutanan, Balai Besar TNBTS, Manggala Agni, BNPB, BPBD, TNI, Polri, masyarakat peduli api, pemerintah daerah, serta relawan.
Pascapemadaman, tim gabungan tetap melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Rudijanta juga menekankan pentingnya kepatuhan wisatawan terhadap aturan ketat, termasuk larangan membuat api unggun, membuang puntung rokok, atau aktivitas lain yang dapat memicu api.
Dibukanya kembali Bromo diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas ekowisata dan perekonomian masyarakat sekitar yang sempat terdampak penutupan. Bagi pelancong Indonesia, ini menjadi kabar baik untuk merencanakan perjalanan ke salah satu keajaiban alam Indonesia, dengan tetap mengedepankan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.
Berita lainnya
-
27 Agustus 2026 · Asia
China Perluas Kebijakan Transit Bebas Visa 10 Hari, Termasuk Indonesia
-
27 Agustus 2026 · Global
Tren Wisata Bergeser, Pelancong Cari Pengalaman Lokal Autentik
-
27 Agustus 2026 · Indonesia
Taman Nasional Kelimutu Kembali Dibuka Pascagempa Flores
-
26 Agustus 2026 · Indonesia
Super Air Jet Buka Enam Rute Baru dari Bandung Mulai September
-
26 Agustus 2026 · Amerika
Amerika Serikat Tangguhkan Pemrosesan Visa Imigran Global